Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai “Malam Pergantian Tahun”. Continue reading

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Yang Tertua Dan Ikonik Di Kota Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Yang Tertua Dan Ikonik Di Kota Singkawang

Singkawang adalah Kota Wisata utama sekaligus kawasan Pecinan terbesar di Kalimantan Barat. Kota yang dijuluki Kota Seribu Klenteng ini memiliki struktur tata kota yang indah dan sangat bersahabat bagi pedestrian. Di jantung kota ini, terdapat sebuah Vihara yang merupakan Ikon Utama, terutama bagi warga Tionghoa, yaitu Vihara Tri Dharma Bumi Raya, yang tertua di Kota Singkawang. Continue reading

Rubrik ProBisnis Harian Pontianak Post

Rubrik ProBisnis Harian Pontianak Post

Tritama Rental Mobil Pontianak

Kebutuhan kendaraan semakin meningkat setiap harinya. Sayangnya tidak semua bisa memiliki kendaraan. Salah satunya mobil. Inilah yang menjadi alasan tumbuhnya rental mobil. Pelaku usaha yang menawarkan penyewaan mobil. Tidak hanya untuk kebutuhan pribadi tapi juga perusahaan. Oleh : Ramses L Tobing Continue reading

Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Tertua di Pontianak

Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Tertua di Pontianak

Masjid Jami’ Pontianak atau dikenal juga dengan nama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman adalah masjid tertua di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Masjid ini merupakan satu dari dua bangunan yang menjadi pertanda berdirinya Kota Pontianak pada tahun 1771, selain Istana Kadriah. Continue reading

Gereja Katedral Santo Yoseph, Terbesar di Asia Tenggara

Gereja Katedral Santo Yoseph, Terbesar di Asia Tenggara

Paroki Santo Yoseph Katedral Pontianak merupakan paroki dari Gereja Katolik Roma di pusat Keuskupan Agung Pontianak. Pusat Paroki Katedral Pontianak berada di jantung Kota Pontianak Kalimantan Barat. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengklaim bahwa Gereja Katedral Pontianak yang sekarang adalah bangunan Gereja Katolik terbesar di Asia Tenggara. Continue reading

Istana Kadriah, Pusat Kesultanan Pontianak

Istana Kadriah, Pusat Kesultanan Pontianak

Kesultanan Kadriah Pontianak adalah sebuah kesultanan Melayu di daerah muara Sungai Kapuas yang termasuk kawasan yang diserahkan Sultan Banten kepada VOC Belanda. Kesultanan ini didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie, seorang putra ulama keturunan Arab Hadramaut dari Kerajaan Mempawah, pada hari Rabu, 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 H) yang ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal. Pada tahun 1778 (1192 H), Syarif Abdurrahman dikukuhkan menjadi Sultan Pontianak. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Masjid Jami Pontianak (kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadriah. Continue reading

Tugu Khatulistiwa, Ikon Kota Pontianak

Tugu Khatulistiwa, Ikon Kota Pontianak

Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument, adalah salah satu ikon utama dari kota Pontianak selain Sungai Kapuas, Istana Kadriyah dan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman, pertama kali dibangun pada tahun 1928. Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch- Indië : Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak. Continue reading

Wisata Sejarah – Makam Juang Mandor

Wisata Sejarah – Makam Juang Mandor

Tragedi Mandor Berdarah
Peristiwa Mandor adalah catatan sejarah paling kelam yang pernah dialami oleh masyarakat Kalimantan Barat dalam rentang waktu antara 1942 – 1945. Menurut data yang ada, sebanyak ± 21.037 orang yang terdiri dari politisi, cendekiawan, ulama, tokoh masyarakat, kaum cerdik pandai sampai rakyat jelata, tanpa batasan suku – ras – agama, ditangkap dan dibunuh oleh tentara Jepang dengan cara dipenggal, pengeksekusian diyakini terjadi pada tanggal 28 Juni 1944 di desa Mandor. Continue reading

Pontianak City Tour

Pontianak City Tour

Paket Pontianak City Tour Hingga ke Seluruh Kalimantan Barat

LIHAT DETAIL