Bukit Penjamur Bengkayang

bukit-penjamur
Lokasi Bukit Jamur ini terletak di Kabupaten Bengkayang, tepatnya di Kelurahan Bumi Emas Jaku Malunu, Kalimantan Barat. Jarak Bukit Jamur kurang lebih 6 km dari pusat kota Bengkayang. Letak lokasi ini memang sangat strategis dan sangat mudah diakses. Dari Bukit Jamur ini Boboers dapat melihat indahnya lautan awan bak negeri dongeng, apalagi saat sang surya mulai menyembulkan sinarnya secara perlahan, dijamin pemandangan ini akan menjadi salah satu moment terbaik seumur hidup.

source:http://www.bobocantik.com/2016/04/7-tempat-wisata-terbaik-di-kalimantan-barat/

Tips agar tidak mengantuk saat nyetir

cara-alami-hilangkan-kantuk-saat-nyetir-mobil-lgvpr68t7a

Perjalanan mudik ke kampung halaman menjadi ‘ritual’ tahunan yang dilakukan orang Indonesia. Macet serta jarak yang cukup jauh ditempuh, membuat pengemudi harus ekstra hati-hati.

Kelelahan atau jarak yang jauh tersebut dapat membuat pengemudi mengantuk selama perjalanan. Jika sudah begitu, bisa fatal akibatnya. Berbagai cara ditempuh untuk mengatasi kantuk. Mulai dari beristirahat di rest area hingga minum kopi.

Nah, bagi Otolovers yang akan melakukan perjalanan mudik, simak tips yang dikutip dari Carbuzz berikut ini agar tidak mengantuk selama perjalanan.

1. Minum kafein
Kafein adalah suatu zat yang dapat mencegah kantuk. Zat ini biasanya terdapat pada minuman seperti kopi atau minuman berenergi. Meminum minuman dengan zat kafein dapat mengurangi rasa kantuk Otolovers. Dikutip Carbuzz, jika terasa kantuk, minumlah minuman dengan kadar kafein 75 miligram. Jumlah tersebut sama kadarnya dengan satu gelas kopi. Jika Otolovers bukan pecinta kopi, Otolovers bisa menggantiya dengan minuman teh seperti green tea.

2. Rehat dan tidurlah
Jika memang rasanya sudah tidak bisa ditahan lagi kantuk yang Otolovers rasakan, berhentilah di rest area terdekat. Otolovers bisa memejamkan mata dan tidur untuk menghilangkan kantuk. Tidur sekitar 20 hingga 30 menit dapat kembali menyegarkan tubuh.

3. Nikmati perjalanan
Selama mengemudi, nikmati perjalanan bersama keluarga atau rekan. Mengobrol dengan mereka akan membuat rasa kantuk mungkin sedikit berkurang. Jangan mengemudi dengan ngebut karena ingin sampai dengan cepat ke tempat tujuan dan beristirahat. Tetap ikuti rambu lalu lintas yang ada di jalan dan datang ke tempat tujuan dengan selamat.

4. Bikin jadwal terencana
Sebelum berangkat, alangkah baiknya jika Otolovers membuat jadwal yang terencana. Jika berangkat pada pagi hari, tidurlah lebih awal di malam harinya agar dapat beristirahat dengan cukup. Usahakan untuk beristirahat 6 hingga 8 jam agar tidak mengantuk saat menyetir.

5. Kunyah permen karet
Cara yang satu ini banyak dilakukan pengemudi jika mulai terasa mengantuk. Mengunyah permen karet dapat mencegah untuk mengantuk atau menguap di perjalanan. Lebih bagus lagi kalau permen karet yang dikunyah yaitu bebas gula atau rendah gula ya Otolovers.

6. Buka jendela dan hiruplah udara segar
Udara segar dapat membantu rasa kantuk Otolovers sedikit berkurang. Bukalah jendela mobil, hirup udara dari luar.
Namun, perhatikan pula kondisi cuaca serta jalanan sekitar. Kalau banyak asap kendaraan, lebih baik jangan dibuka ya Otolovers. Cari tempat sejuk atau dengan pemandangan cukup bagus untuk menyegarkan kembali Otolovers saat membuka jendela.

itulah beberapa tips agar tidak mengantuk saat nyetir

source: oto.detik.com

Wonderful of Borneo – Singkawang

Wonderful of Borneo – Singkawang

Sebuah video yang menampilkan keindahan Kota Singkawang, salah satu destinasi wisata terfavorit di tanah Borneo, Kota dengan keindahan kota yang tidak diragukan lagi dan pesona alam yang sangat memukau, Kota dengan julukan “Kota Seribu Kelenteng” dan hubungan yang harmonis antar etnis. Continue reading

Jembatan Kapuas I, Pertama Dan Kebanggaan Warga Pontianak

Jembatan Kapuas I, Pertama Dan Kebanggaan Warga Pontianak

Jembatan Kapuas I, sesuai namanya, jembatan dengan panjang 420 M ini membentang diatas Sungai Kapuas yang membelah kota Pontianak, sejak 1982 jembatan ini telah menjadi urat nadi bagi perekonomian kota. Bagaimana tidak, hapir seluruh warga kota yang berada di wilayah timur dan utara melewati jembatan ini untuk menyeberang ke pusat kota, dimana sebelumnya hanya terdapat Ferry sebagai fasilitas penyeberangan. Continue reading

Pulau Randayan, Pulau Kecil Dengan Pesona Besar

Pulau Randayan, Pulau Kecil Dengan Pesona Besar

Mustahil rasanya jika orang yang asli berasal dari Kalimantan Barat, khususnya yang berada di daerah Bengkayang, Singkawang, dan sekitarnya, tidak mengenal Pulau Randayan, sebuah pulau kecil dalam Gugusan Lemukutan Besar di Laut China Selatan. Sebuah pulau yang sudah sejak lama menjadi destinasi favorit bagi para Traveler dan penggemar Snorkeling, dan menjadi primadona karena keindahan biota lautnya. Continue reading

Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai “Malam Pergantian Tahun”. Continue reading

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Yang Tertua Dan Ikonik Di Kota Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Yang Tertua Dan Ikonik Di Kota Singkawang

Singkawang adalah Kota Wisata utama sekaligus kawasan Pecinan terbesar di Kalimantan Barat. Kota yang dijuluki Kota Seribu Klenteng ini memiliki struktur tata kota yang indah dan sangat bersahabat bagi pedestrian. Di jantung kota ini, terdapat sebuah Vihara yang merupakan Ikon Utama, terutama bagi warga Tionghoa, yaitu Vihara Tri Dharma Bumi Raya, yang tertua di Kota Singkawang. Continue reading

Sungai Kapuas, Sungai Terpanjang di Indonesia

Sungai Kapuas, Sungai Terpanjang di Indonesia

Sungai Kapuas merupakan sungai yang berada di Kalimantan Barat. Sungai ini merupakan sungai terpanjang di pulau Kalimantan dan sekaligus menjadi sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 1143 Km. Nama sungai Kapuas diambil dari nama daerah Kapuas (sekarang Kapuas Hulu) sehingga nama sungai yang mengalir dari Kapuas Hulu hingga muaranya disebut sungai Kapuas. Hutan yang masih terlindungi dengan baik menyebabkan sungai Kapuas terjaga kelestariannya. Continue reading

Pesona Pulau Lemukutan

Pesona Pulau Lemukutan

Pulau Lemukutan adalah salah satu pulau yang berada di Kalimantan Barat. Secara administratif, pulau ini masuk ke wilayah Kabupaten Bengkayang Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Pulau Lemukutan adalah salah satu surga bawah laut bagi para pecinta snorkeling dan diving. Pulau Lemukutan merupakan salah satu pilihan bagi pencinta surga bawah laut di Indonesia khususnya Kalimantan. Sejak tahun 2011, pulau yang bertetangga dengan Pulau Penata, Pulau Randayan, Pulau Seluas dan Pulau Kabung ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Gugusan pulau-pulau tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata bahari. Continue reading

Sape’, Alat Musik Tradisional Suku Dayak

Sape’, Alat Musik Tradisional Suku Dayak

Sape’, alat musik tradisional suku Dayak, adalah alat musik yang dentingannya menyatakan perasaan, baik perasaan riang gembira, rasa sayang, kerinduan, bahkan rasa duka nestapa. Dahulu, memainkan Sape’ pada siang hari dan malam hari memiliki perbedaan. Apabila dimainkan pada siang hari, umumnya irama yang dihasilkan Sape’ menyatakan perasaan gembira dan suka-ria. Sedangkan jika Sape’ dimainkan pada malam hari biasanya akan menghasilkan irama yang bernada sendu, syahdu, atau sedih. Continue reading