Sinka Island Park

sinka-island-park
Sinka Island Park adalah taman rekreasi terpadu yang ada di Teluk Ma’jantuh, Singkawang. Di tempat wisata ini terdapat kebun binatang, kolam renang sampai pantai.

Sinka Zoo merupakan kebun binatang mini yang ada di tempat wisata ini. Di dalamnya terdapat sekitar 200 ekor binatang dari 62 spesies yang ada. Untuk masuk ke kebun binatang ini Anda akan dikenakan biaya 10.000 Rupiah.

Jika ingin menikmati panorama pantai, Anda bisa ke Pantai Banjau. Untuk masuk ke pantai ini, Anda harus membayar 20.000 Rupiah. Pantai Banjau ini tepiannya berupa bebatuan sehingga tak cocok untuk berenang. Untuk berenang, Anda bisa ke kolam renang yang telah disediakan.

Selain itu, Anda bisa menyeberang dengan jembatan kayu ke Pulau Simping. Pulau ini disebut-sebut sebagai pulau terkecil di dunia. Menariknya, meskipun berukuran kecil, terdapat sebuah klenteng di sini. Untuk bisa menginjakkan kaki di pulau ini, Anda akan dikenakan biaya sebesar 15.000 Rupiah.

source: http://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-pontianak-yang-wajib-dikunjungi/

Aku seorang Driver

14701304_528153244046116_2706646574137606144_n

“Aku bangga..”

Itu yang digumamkan dalam hati Andri Ramadhani atau yang sering di sapa Dani ketika mengetahui konsumen nya puas dengan pelayanan jasa driver dia.

Dani ini seorang Driver yang mengabdi di Perusahan rental mobil terbesar di Pontianak BAHKAN se-Kalimantan Barat ”jangan kita sebut kalau itu TRITAMA” kikikiki

Bagi Dani, menjadi seorang driver ada kebanggaan tersendiri baginya. Apalagi dapat kepercayaan membawa tamu di event RI 1. Wow..
13735900_142287362875549_775966084_n
yang di atas ini foto Dani saat berada di depan kendaraan yang sangat tamvan.

Anak kelahiran tahun ’90 ini, sudah 2 tahun mengabdi kepada Tritama. Baginya, profesi seorang Driver ini sama seperti profesi seorang entertain ”Actor”. Karena disitu terdapat kesamaan jobdesk yang paling berat, yaitu MENUNGGU.

Yaaaa kalau bagi mimin, menunggu itu memang hal yang membosankan. Apalagi menunggu impian. Krik krik krik (menunggu=menjemput) pffftttt

Tapi kalo kata oom Peterpan, menunggu itu bisa jadi karya yang enak di dengar loh. Yap! Menunggu pagi.

Apa yang terjadi dengan hatiku, ku masih disini menunggu pagi~

Oke kita abaikan topik Peterpan. Eh, menunggu maksud saya. Lanjut ke topik sebelumnya.

Mungkin masih ada beberapa orang yang meremehkan status profesi mereka dibidang Driver, tapi bagi Dani ada kebanggaan tersendiri. Karena tidak semua orang bisa menjadi Driver VVIP dan tidak segampang yang orang kira menjadi Driver itu mudah. Kita harus menjaga tata bahasa, sopan santun, sabar, displin, terutama tanggung jawab terhadap waktu. ”cerita Dhani sambil slrupppp kopi”

Tips perawatan kaca film mobil, cuma pakai shampo

cara-membersihkan-kaca-mobil
Kaca film merupakan salah satu bagian penting di mobil. Fungsinya untuk meredam panas dan pantulan sinar matahari yang masuk ke dalam mobil. Meski kaca film mobil memiliki umur yang cukup lama hingga 5 tahun, tidak ada salahnya untuk merawat kaca film agar tetap berfungsi dengan baik. Seperti apa tips merawat kaca film agar tetap berfungsi dengan baik?

Teknisi V-Kool, Fitriyanto menjelaskan, untuk merawat kaca film caranya mudah. Cukup menggunakan sampo dan bersihkan lewat dalam mobil.
“Sebenarnya mudah untuk membersihkan kaca film. Pakai sampo bayi saja,” ujar Fitriyanto kepada detikOto. Ia juga menyarankan, saat membersihkan kaca film menggunakan sampo, lebih baik memakai tisu. Menggunakan kanebo bekas bakal merusak kaca film sebab dikhawatirkan terdapat debu atau pasir yang menempel. Sementara untuk intensitas pembersihan kaca film, Fitriyanto menambahkan tidak ada durasi khusus. Pemilik mobil harus lebih sering melihat kaca film mereka dan jika dinilai sudah kotor, maka sebaiknya segera dibersihkan.

“Jadi cuma pakai sampo saja terus dibersihkan pakai tisu. Jangan pakai kanebo bekas, takutnya ada pasir atau debu. Kalau bisa pakai kanebo yang baru saja,” tandasnya.

source: oto.detik.com

7 Langkah Mengemudikan Mobil Matic yang Benar

14156218_225191784550441_1352911534_n1Bagaimana cara mengemudikan mobil bertransmisi otomatis (matic) yang benar, agar aman bagi pengendara dan transmisi matic tidak cepat rusak? Tidak perlu bingung. Anda cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Tapi sebelum mengulas langkah-langkah mengemudikan mobil matic, Anda perlu memahami poin-poin penting terkait pengoperasian mobil matic.

Poin pertama, di Indonesia umumnya jenis transmisi matic yang disematkan pada mobil berbasis planetary gear set dengan perpindahan percepatan otomatis secara bertingkat (AT/Step AT) dan CVT (continuously variable transmissions).

Poin kedua, untuk transmisi otomatis jenis CVT umumnya tidak dilengkapi tombol overdrive (OD). Adapun untuk Step AT/AT, fasilitas tombol OD ada yang terletak di tuas pemindah gigi atau untuk beberapa produsen mobil tertentu seperti Toyota, menonaktifkan OD cukup dengan menggeser tuas ke posisi 3.

Poin ketiga, tidak semua mobil matic dilengkapi pilihan mode pengoperasin Economis dan Power.

Poin keempat, beberapa mobil matic dengan tipe tertinggi di kelasnya, atau mobil-mobil kelas menengah dan premium, dilengkapi dengan pilihan pengoperasian manual matic (tiptronic atau istilah lainnya).

Poin kelima yang tidak boleh dilupakan, setiap kali Anda menggeser tuas transmisi ke posisi tertentu, tidak semua pergeseran tuas berlangsung secara bebas. Ada kalanya untuk pilihan gigi/mode pengoperasian tertentu, saat tuas digeser terasa nyangkut, dan Anda perlu memencet knob pada batang tuas agar tuas bebas digerakkan. Tapi yang menjadi catatan, saat mobil melaju dan Anda menggeser tuas dan mentok/nyangkut, Anda perlu waspada. Jangan begitu saja langsung menarik knob saat mobil jalan. Produsen transmisi mendesain itu untuk mencegah perpindahan tuas yang tidak diinginkan, atau tidak sesuai kebutuhan dan berpotensi merusak unit transmisi.

Kembali ke 7 langkah cara mengemudikan mobil matic yang benar, berikut ini ulasan lengkap langkah-langkah dari AT-CVT Diagnostic & Repair Specialist www.kompasmatic.com:

1. Pastikan tuas transmisi ada di P (parkir) atau N (netral) saat Anda menghidupkan mesin mobil. Produsen transmisi matic mendesain mesin mobil hanya bisa dihidupkan ketika tuas ada di posisi itu.

2. Setelah mesin dihidupkan, tunggu beberapa saat agar suhu kerja mesin dan transmisi otomatis tercapai. Untuk beberapa jenis transmisi otomatis, perpindahan percepatan otomatis belum bisa terjadi secara sempurna ketika suhu kerja transmisi belum tercapai.

3. Pastikan untuk menekan pedal rem ketika akan menggeser tuas/menjalankan mobil. Misalnya ketika menggeser tuas dari P ke R lalu ke N dan D, atau dari D ke N, lalu ke R dan ke P. Pengereman saat pergeseran tuas diperlukan untuk menghindari potensi kerusakan mekanis.

4. Untuk memulai perjalanan dalam kondisi jalanan normal, geser tuas ke posisi D (drive) untuk berjalan maju dan R (mundur). Untuk kondisi jalan menanjak, jalanan menurun atau jalanan licin, yang membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine break), geser tuas ke posisi 2. Bila jalanan menanjak sangat tajam atau menurun sangat curam, geser ke posisi 1 atau L.

5. Pilih mode pengoperasian Economis atau Power (bila tersedia). Mode Economis umumnya dipilih untuk kondisi jalanan kota yang terkadang macet, agar hemat BBM atau Anda ingin berkendara secara lebih santai. Pada pilihan mode Economis, perpindahan percepatan otomatis berlangsung lebih awal. Mode Power memungkinkan terjadinya perpindahan percepatan otomatis lebih lambat, sehingga mobil bisa diajak berakselerasi. Pada beberapa jenis transmisi otomatis, pilihan mode pengoperasian Power, sama saja dengan pilihan mode pengoperasian S (Sport).

6. Manfaatkan tombol OD atau geser tuas ke posisi 3 (bila tersedia) untuk membantu Anda berakselerasi menggunakan gigi 3, mendahului mobil saat melaju dengan kecepatan di atas 60 km/jam, atau saat melahap tanjakan panjang yang mengharuskan Anda menggunakan gigi 3. OD/OFF menyala berarti perpindahan percepatan otomatis dibatasi pada gigi 3.

7. Gunakan pilihan mode pengoperasian M (Manual) ~ bila fasilitas ini tersedia, ketika Anda ingin mengendarai mobil matic layaknya mengemudikan mobil manual. Dengan fasilitas manual matic (tiptronic atau istilah lainnya), memungkinkan Anda menambah dan mengurangi tingkat percepatan/gigi sesuai selera. Caranya cukup geser tuas ke posisi M (bisa saat mobil berhenti atau saat jalan dengan kecepatan berapapun), lalu geser tuas ke (+) untuk menambah gigi atau (-) untuk menurunkan gigi. Untuk mobil tertentu yang dilengkapi pedel shift di belakang kemudi, setelah tuas digeser ke M, tinggal menarik pedel yang kanan (+) untuk menambah gigi dan kiri (-) untuk menurunkan gigi.

Untuk mobilmatic yang tidak ada fasilitas manual-matic, bila mau melakukan perpindahan percepatan/gigi secara manual bisa saja. Misalnya Anda mulai jalan dari gigi 1/L. Untuk menambah percepatan, cukup menggeser tuas ke 2. Bila mau menambah percepatan ke gigi 3 (untuk mobil matic dengan pilihan pengoperasian P R N D 2 L), sebelum meggeser tuas ke D tekan dulu tombol OD agar OD/OFF. Bisa juga sebaliknya geser tuas ke D lalu segera tekan tombol OD. Ini dilakukan agar tidak terjadi perpindahan gigi secara otomatis dari 3 ke 4. Selanjutnya ketika mau pindah ke gigi 4 cukup dengan memencet kembali tombol OD. Untuk mobil matic P R N D-3 2 1/L, ketika Anda mau pindah dari gigi 2 ke 3 cukup menggeser tuas dari 2 ke 3. Selanjutnya untuk masuk gigi 4 cukup menggeser tuas dari 3 ke D.

PERHATIAN! Hati-hati bila Anda mau menggeser tuas dari gigi atas ke yang lebih rendah, misalnya dari 3 ke 2 lalu ke 1/L. Atau dari D ke 2 lalu ke 1/L. Perhatikan laju kendaraan sebelum Anda menggeser tuas. Usahakan jangan pada kecepatan tinggi karena berpotensi merusak planetary gear set (gearbox). Umumnya tiap transmisi matic mempunyai batas maksimum kecepatan pada setiap tingkat percepatan. AT-CVT Diagnostic & Repair Specialist pada www.kompasmatic.com akan membahas khusus tentang ini pada artikel lain.

Tidak sulit untuk mengemudikan mobil matic secara benar. Anda tinggal mencobanya.

“Enjoy with your matic car”

penulis: Hermas Efendi Prabowo
source: http://kompasmatic.com/2015/02/19/7-langkah-mengemudikan-mobil-matic-yang-benar/

Tips aman mengendarai mobil matic

14073151_301301686912737_2009746265_nMengendarai mobil dengan transmisi matic memang terlihat lebih mudah. Namun, jika tidak terampil dan berhati-hati saat berkendara, risiko kecelakaan dengan mobil tersebut pun cukup besar.

Kecelakaan sebuah mobil hatchback yang jatuh dari parkiran sebuah pusat perbelanjaan, menjadi salah satu contoh pelajaran bagi pengemudi mobil bertransmisi matic khususnya agar berhati-hati dalam berkendara. Instruktur Senior Indonesia Defensive Driving Center, Adrianto Sugiarto menjelaskan pengemudi mobil dengan transmisi matic butuh teknik berkendara serta konsentrasi penuh agar tidak terjadi risiko kecelakaan.

“Matic memang lebih mudah dalam pengoperasian tapi ada kompensasinya lah kalau kita tidak tahu cara penggunaannya,” kata Adrianto kepada detikOto.

Pemindahan posisi tuas pedal menjadi kunci bagi pengemudi matic agar dapat mengemudikan mobil dengan aman. Membiasakan diri untuk menempatkan tuas transmisi di posisi N (Netral) saat berhenti dapat menjadi salah satu cara.

Adrianto memberikan contoh saat lampu lalu lintas di warna merah atau macet, seringkali pengemudi matic memindahkan tuas pedal ke posisi P serta tidak menggunakan hand brake. Hal itu dapat memicu terjadinya benturan pada mobil yang berada di belakang.

“Kalau berhenti lampu merah posisi tuas biasanya di P (parking), sebaiknya jangan. Taruh tuas di posisi N (netral) jadi kalau turun kan langsung di D (drive). Kalau dari P, turun satu, kan latah di R (reverse) tuh. Itu yang sering jadi kasus kecelakaan,” kata Adrianto.

Soal penggunaan hand brake, dikatakan Adrianto tak hanya berguna ketika melewati tanjakan atau turunan saja. Hand brake berfungsi dalam keadaan macet maupun berhenti agar tidak melaju sendiri serta tidak membuat komponen mobil cepat rusak.

“Kalau saat berhenti tidak tarik hand brake, komponen di dalam kendaraan bisa rusak karena kan dia maksa mau maju, tapi ditahan. Boros bahan bakar juga,” ucapnya.

source: oto.detik.com

Liburan anti bete bersama Sahabat. Ini tips nya!

14145510_301028403589527_2123134030_n1Menghabiskan waktu bersama sahabat memang selalu mengasyikan apalagi dengan cara traveling. Tapi kamu harus tahu tips liburan bebas bete bareng sahabat. Kedekatan satu sama lain membuat travelling terasa nyaman yang dapat mengurangi rasa gelisah. Namun biasanya tetap saja ada beberapa perbedaan pendapat yang dapat membuat bete.

Ini dia beberapa tips dari DetikTravel biar liburan anti bete bareng sahabat:

1. Membuat rencana bersama

Pergi dengan orang lain, tentunya yang merasakan pun tidak hanya diri sendiri. Buatlah rencana perjalanan atau itinerary bersama sesuai hasil kesepakatan, ini dapat menghindari traveler dari bete-bete kecil yang dapat merusak mood liburan. Contoh kecilnya seperti memilih tempat yang akan dikunjungi, jika terdapat perbedaan pilihan cobalah cari jalan tengahnya. Seperti berkunjung sendiri-sendiri dan bertemu di tempat yang telah ditentukan. Kamu senang, sahabat juga senang!

2. Mempertimbangkan uang

Salah satu yang paling krusial adalah pengeluaran atau uang yang dihabiskan saat travelling. Beberapa orang juga menganggap urusan keuangan adalah sesuatu yang sensitif. Mau tidak mau, dari beberapa kebutuhan yang megharuskan untuk patungan atau berbagi biaya untuk penginapan atau transportasi. Pilihlah destinasi dan fasilitas liburan yang sesuai dengan kantong teman-teman lainnya. Jangan sampai ada yang tidak ikut atau mengorbankan suatu hal penting demi suatu hal yang sebenarnya bisa dicari alternatifnya. Liburan bersama tidak perlu mahal, yang penting semua berkumpul dan senang.

3. Selalu kompak dan bekerjasama

Keperluan perjalanan untuk jumlah orang lebih dari satu tentunya tidak sedikit. Tentunya akan sangat sulit jika dikerjakan sendirian tanpa bantuan orang lain. Membagi tugas bisa menjadi solusinya. Namun, bagilah tugas dengan sama rata, jangan ada yang lebih banyak atau lebih sedikit. Tentunya, jika ada yang kesulitan sudah kewajiban untuk membantunya. Begitupula jika ada kendala, jika kekompakkan terjaga maka masalah pun tidak akan berangusur lama dan cepat hilang dengan rasa kebersamaan yang telah dibangun.

4. Singkirkan ego

Travelling dengan sahabat, artinya hidup sementara dengan mereka. Haram hukumnya untuk mementingkan kepentingan diri sendiri diatas kepentingan orang lain. Jika terlalu egois, pasti orang lain akan merasa jengkel. Liburan pun tidak akan berjalan mulus dan kesenangan akan berkurang. Dimulai dari sendiri, cobalah untuk tidak bersikap semaunya dan mendengarkan apa kata orang lain.

5. Menjaga dan mengingatkan satu sama lain

Kompak atau menjaga ego sendiri tidak cukup. Dalam sebuah tim semua anggota harus menjaga satu sama lain, termasuk saat liburan bareng sahabat. Perhatikan kondisi dan situasi, jika sahabat kamu terlihat lelah cobalah untuk rehat sejenak dahulu. Atau jika ingin check out dari penginapan, pastikan barang-barang teman lainnya juga tidak tertinggal. Selain dapat membuat teman kamu sedih, itu juga akan merepotkan karena harus kembali untuk mengambil barangnya kembali.

Liburan bareng sahabat juga tidak hanya jalan-jalan menelusuri suatu wilayah bersama, namun traveler juga dapat mengetahui sifat asli dari sahabat-sahabat yang mungkin kamu sendiri tidak mengetahuinya. Selamat berlibur!

source: travel.detik.com

Wonderful of Borneo – Singkawang

Wonderful of Borneo – Singkawang

Sebuah video yang menampilkan keindahan Kota Singkawang, salah satu destinasi wisata terfavorit di tanah Borneo, Kota dengan keindahan kota yang tidak diragukan lagi dan pesona alam yang sangat memukau, Kota dengan julukan “Kota Seribu Kelenteng” dan hubungan yang harmonis antar etnis. Continue reading

Jembatan Kapuas I, Pertama Dan Kebanggaan Warga Pontianak

Jembatan Kapuas I, Pertama Dan Kebanggaan Warga Pontianak

Jembatan Kapuas I, sesuai namanya, jembatan dengan panjang 420 M ini membentang diatas Sungai Kapuas yang membelah kota Pontianak, sejak 1982 jembatan ini telah menjadi urat nadi bagi perekonomian kota. Bagaimana tidak, hapir seluruh warga kota yang berada di wilayah timur dan utara melewati jembatan ini untuk menyeberang ke pusat kota, dimana sebelumnya hanya terdapat Ferry sebagai fasilitas penyeberangan. Continue reading

Pulau Randayan, Pulau Kecil Dengan Pesona Besar

Pulau Randayan, Pulau Kecil Dengan Pesona Besar

Mustahil rasanya jika orang yang asli berasal dari Kalimantan Barat, khususnya yang berada di daerah Bengkayang, Singkawang, dan sekitarnya, tidak mengenal Pulau Randayan, sebuah pulau kecil dalam Gugusan Lemukutan Besar di Laut China Selatan. Sebuah pulau yang sudah sejak lama menjadi destinasi favorit bagi para Traveler dan penggemar Snorkeling, dan menjadi primadona karena keindahan biota lautnya. Continue reading

Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Imlek, Cap Go Meh, dan Singkawang Menyapa Dunia

Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai “Malam Pergantian Tahun”. Continue reading