Ksatria Hi Ace

14533763_1594107150895651_3861997681614258176_n
Kami mempercayan Hi Ace Wonderful Borneo hanya kepada ksatria baja hitam yang satu ini. Pedang Matahari dan Tendangan Mautnya bisa membuat klien klepek2. Hahahaha, maklum beliau selalu bawa artis pake mobil ini mangkanya senyumnya merekah gitu 🙂

Rindu Alam, Singkawang

14156226_1769838369966105_1044389889_n
Rindu Alam hanya berjarak 18 km dari wisata Pasir Panjang dan Palm Beach, objek wisata alam yang sudah sangat terkenal di Kalimantan Barat. Lokasinya terletak diantara Gunung Bajau, Gunung kota dan Gunung Pelapis. Rindu alam berada pada ketinggian sekitar 400m dari permukaan laut.

Pengunjung harus melalui jalanan panjang yang berkelok-kelok sebelum mencapai puncak taman ini. Tapi jangan khawatir, karena kini jalanan yang membentang sudah mulus akibat sentuhan pembangunan yang sangat memanjakan objek wisata ini.

Berada di ketinggian 400 m di atas permukaan laut, sensasi hawa dingin akan langsung terasa bagi mereka yang telah berhasil tiba di puncak Taman Rindu Alam ini. Dari puncak inilah, kita dapat melihat keindahan panorama pariwisata alam Kota Singkawang. Mulai dari pemandangan kota yang dihiasi warna-warni seribu kelenteng, pemandangan hamparan pasir beberapa pantai indah yang terletak di Kota Singkawang hingga pemandangan rimbun dan hijaunya tiga puncak gunung yang mengawal Taman Rindu Alam. Jelas sebuah pemandangan yang luar biasa.
Namun, tak ada yang lebih fenomenal selain menyaksikan perubahan warna langit dari puncak Taman Rindu Alam ketika masa matahari tenggelam tiba. Paduan warna-warna merah, kuning hingga ungu yang menebar pesonanya di langit luas membuat suasana Taman Rindu Alam serasa bagaikan sebuah lukisan abstrak yang perlahan akan memberikan perasaan romantis bagi setiap orang yang memandangnya. Pemandangan matahari terbenam di Taman Rindu Alam adalah sebuah pengalaman yang sangat menakjubkan. Selain itu, Rindu Alam menyediakan gazebo yang terletak di bibir jurang. Melalui gazebo yang terbuat dari kayu ini Anda bisa melihat kota Singkawang, hutan dan laut Natuna.

Si ganteng dari Tritama

14134711_706464882841239_1333860878_n
Si Ganteng Avanza Wonderful Borneo ini adalah salah satu yg paling favorit, paling sering disewa, paling sering masuk instagram, paling sering selfie sm klien kita, paling ARTIS pokoknya. Info jadwal kosong beliau silahkan cek ke CS Tritama.

Tritama sudah mendapatkan rekomendasi dari Tripadvisor

14272116_1782047012064431_1486022832_n
14269063_1616599831965850_1267570588512157696_n
Tritama adalah salah satu rental mobil yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Tripadvisor yang merupakan situs wisata terbesar di dunia. Kirimannya dari Luat Negri nih, semoga saja kami bisa mengunjungi tripadvisor office disana :))

Tips perawatan kaca film mobil, cuma pakai shampo

cara-membersihkan-kaca-mobil
Kaca film merupakan salah satu bagian penting di mobil. Fungsinya untuk meredam panas dan pantulan sinar matahari yang masuk ke dalam mobil. Meski kaca film mobil memiliki umur yang cukup lama hingga 5 tahun, tidak ada salahnya untuk merawat kaca film agar tetap berfungsi dengan baik. Seperti apa tips merawat kaca film agar tetap berfungsi dengan baik?

Teknisi V-Kool, Fitriyanto menjelaskan, untuk merawat kaca film caranya mudah. Cukup menggunakan sampo dan bersihkan lewat dalam mobil.
“Sebenarnya mudah untuk membersihkan kaca film. Pakai sampo bayi saja,” ujar Fitriyanto kepada detikOto. Ia juga menyarankan, saat membersihkan kaca film menggunakan sampo, lebih baik memakai tisu. Menggunakan kanebo bekas bakal merusak kaca film sebab dikhawatirkan terdapat debu atau pasir yang menempel. Sementara untuk intensitas pembersihan kaca film, Fitriyanto menambahkan tidak ada durasi khusus. Pemilik mobil harus lebih sering melihat kaca film mereka dan jika dinilai sudah kotor, maka sebaiknya segera dibersihkan.

“Jadi cuma pakai sampo saja terus dibersihkan pakai tisu. Jangan pakai kanebo bekas, takutnya ada pasir atau debu. Kalau bisa pakai kanebo yang baru saja,” tandasnya.

source: oto.detik.com

9 tips agar merasa aman saat parkir

Tritama Rental Mobil Pontianak
Sering kali kita sebagai pengendara merasa tidak nyaman saat berada di tempat parkir terutama parkir basement. Kalau parkir di tempat ini biasanya gelap dan rawan tindak kejahatan. Survei terhadap pengendara di Inggris menyebutkan 1 dari 3 pengendara merasa tidak aman saat berada di tempat parkir. Sektiar 51 persen pengendara perempuan merasa tidak aman, dengan 23 persen dari mereka merasa harus memilih tempat parkir yang aman dan nyaman.

“Wajar jika pengendara merasa gugup saat sendirian di parkir, namun tetap waspada dan mengikuti tips-tipis berikut mungkin bisa membantu anda tetap aman,” ujar Harrison Woods dari YourParkingSpace seperti dilansir dari Carscoops.

Berikut 9 tips parkir aman

1. Parkir Kendaraan Anda di Tempat Terang

Satu langkah sederhana bisa Anda lakukan, dengan memilih tempat parkir yang terang. Karena pencahayaan di daerah gelap dapat mengurangi rasa ketakutan akan kejahatan, serta mengurangi kesempatan untuk melakukan tindak kejahatan. Jadi cobalah untuk memarkir mobil Anda tepat di bawah lampu.

2. Pastikan Anda Parkir Kendaraan yang Ada Petugas

Banyaknya tempat memarkirkan kendaraan Anda, biasanya membuat Anda akan leluasa memilih tempat parkir. Selain tempat harus terang, pastikan wilayah parkir kendaraan Anda selalu dilewati oleh petugas parkir. Selain itu, Anda sebaiknya memastikan kendaraan Anda bisa terpantau oleh CCTV.

3. Rencanakan Posisi Parkir Anda

Saat Anda berada ditempat parkir baru, pastikan Anda melihat situasi tempat parkir dan merencanakan dimana Anda akan parkir. Anda rencanakan temapat paling strategis, dengan melihat seluruh tempat parkir kendaraan. Agar tidak memarkirkan kendaraan di tempat terlalu gelap.

4. Tidak Menyimpan Barang Berharga di Mobil

Pastikan kendaraan Anda yang terparkir tidak terdapat barang-barang berharga. Karena dengan ada-adanya barang berharga di dalam kendaraan bisa memancing kejahatan.

5. Parkirkan Kendaraan Anda di Tempat Strategis

Pastikan kendaraan Anda terparkir di tempat paling strategis. Salah satunya dekat dengan pintu keluar atau tempat yang tidak asing atau telalu jauh dari pintu keluar.

6. Tetap Waspada

Saat Anda menuju tempat parkir, pastikan Anda terus waspada. Disarankan untuk tidak sambil mendengarkan musik, memeriksa email atau SMS atau sibuk dengan gudget. Sehingga Anda bisa tahu apa yang terjadi di sekitar Anda.

7. Memegang Kunci di Tangan Anda

Saat menuju tempat parkir, pastikan Anda sudah menggenggam kunci kendaraan Anda. Atau sudah mengetahui dimana letak kunci kendaraan Anda, sehingga Anda tidak perlu lagi mencari dimana letak kunci kendaraan Anda.

8. Jangan Meninggalkan Kunci di Kunci Kontak

Banyak dari pengendara yang memilih untuk tetap menghidupkan kendaraannya, agar kabin tetap dingin di saat Anda ingin keluar mobil sebentar. Pastikan hal itu tidak Anda lakukan, karena perilaku ini bisa mengundang kejahatan.

9. Laporankan Kekhawatiran Anda

Jika Anda merasa memiliki masalah akan keamanan parkir atau menemukan bahwa mobil Anda telah rusak saat di parkir. Segera laporkanlah kepada pengelolaan parkir mobil dan menghubungi polisi.

source: oto.detik.com

Tips agar tidak mengantuk saat nyetir

cara-alami-hilangkan-kantuk-saat-nyetir-mobil-lgvpr68t7a

Perjalanan mudik ke kampung halaman menjadi ‘ritual’ tahunan yang dilakukan orang Indonesia. Macet serta jarak yang cukup jauh ditempuh, membuat pengemudi harus ekstra hati-hati.

Kelelahan atau jarak yang jauh tersebut dapat membuat pengemudi mengantuk selama perjalanan. Jika sudah begitu, bisa fatal akibatnya. Berbagai cara ditempuh untuk mengatasi kantuk. Mulai dari beristirahat di rest area hingga minum kopi.

Nah, bagi Otolovers yang akan melakukan perjalanan mudik, simak tips yang dikutip dari Carbuzz berikut ini agar tidak mengantuk selama perjalanan.

1. Minum kafein
Kafein adalah suatu zat yang dapat mencegah kantuk. Zat ini biasanya terdapat pada minuman seperti kopi atau minuman berenergi. Meminum minuman dengan zat kafein dapat mengurangi rasa kantuk Otolovers. Dikutip Carbuzz, jika terasa kantuk, minumlah minuman dengan kadar kafein 75 miligram. Jumlah tersebut sama kadarnya dengan satu gelas kopi. Jika Otolovers bukan pecinta kopi, Otolovers bisa menggantiya dengan minuman teh seperti green tea.

2. Rehat dan tidurlah
Jika memang rasanya sudah tidak bisa ditahan lagi kantuk yang Otolovers rasakan, berhentilah di rest area terdekat. Otolovers bisa memejamkan mata dan tidur untuk menghilangkan kantuk. Tidur sekitar 20 hingga 30 menit dapat kembali menyegarkan tubuh.

3. Nikmati perjalanan
Selama mengemudi, nikmati perjalanan bersama keluarga atau rekan. Mengobrol dengan mereka akan membuat rasa kantuk mungkin sedikit berkurang. Jangan mengemudi dengan ngebut karena ingin sampai dengan cepat ke tempat tujuan dan beristirahat. Tetap ikuti rambu lalu lintas yang ada di jalan dan datang ke tempat tujuan dengan selamat.

4. Bikin jadwal terencana
Sebelum berangkat, alangkah baiknya jika Otolovers membuat jadwal yang terencana. Jika berangkat pada pagi hari, tidurlah lebih awal di malam harinya agar dapat beristirahat dengan cukup. Usahakan untuk beristirahat 6 hingga 8 jam agar tidak mengantuk saat menyetir.

5. Kunyah permen karet
Cara yang satu ini banyak dilakukan pengemudi jika mulai terasa mengantuk. Mengunyah permen karet dapat mencegah untuk mengantuk atau menguap di perjalanan. Lebih bagus lagi kalau permen karet yang dikunyah yaitu bebas gula atau rendah gula ya Otolovers.

6. Buka jendela dan hiruplah udara segar
Udara segar dapat membantu rasa kantuk Otolovers sedikit berkurang. Bukalah jendela mobil, hirup udara dari luar.
Namun, perhatikan pula kondisi cuaca serta jalanan sekitar. Kalau banyak asap kendaraan, lebih baik jangan dibuka ya Otolovers. Cari tempat sejuk atau dengan pemandangan cukup bagus untuk menyegarkan kembali Otolovers saat membuka jendela.

itulah beberapa tips agar tidak mengantuk saat nyetir

source: oto.detik.com

7 Langkah Mengemudikan Mobil Matic yang Benar

14156218_225191784550441_1352911534_n1Bagaimana cara mengemudikan mobil bertransmisi otomatis (matic) yang benar, agar aman bagi pengendara dan transmisi matic tidak cepat rusak? Tidak perlu bingung. Anda cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Tapi sebelum mengulas langkah-langkah mengemudikan mobil matic, Anda perlu memahami poin-poin penting terkait pengoperasian mobil matic.

Poin pertama, di Indonesia umumnya jenis transmisi matic yang disematkan pada mobil berbasis planetary gear set dengan perpindahan percepatan otomatis secara bertingkat (AT/Step AT) dan CVT (continuously variable transmissions).

Poin kedua, untuk transmisi otomatis jenis CVT umumnya tidak dilengkapi tombol overdrive (OD). Adapun untuk Step AT/AT, fasilitas tombol OD ada yang terletak di tuas pemindah gigi atau untuk beberapa produsen mobil tertentu seperti Toyota, menonaktifkan OD cukup dengan menggeser tuas ke posisi 3.

Poin ketiga, tidak semua mobil matic dilengkapi pilihan mode pengoperasin Economis dan Power.

Poin keempat, beberapa mobil matic dengan tipe tertinggi di kelasnya, atau mobil-mobil kelas menengah dan premium, dilengkapi dengan pilihan pengoperasian manual matic (tiptronic atau istilah lainnya).

Poin kelima yang tidak boleh dilupakan, setiap kali Anda menggeser tuas transmisi ke posisi tertentu, tidak semua pergeseran tuas berlangsung secara bebas. Ada kalanya untuk pilihan gigi/mode pengoperasian tertentu, saat tuas digeser terasa nyangkut, dan Anda perlu memencet knob pada batang tuas agar tuas bebas digerakkan. Tapi yang menjadi catatan, saat mobil melaju dan Anda menggeser tuas dan mentok/nyangkut, Anda perlu waspada. Jangan begitu saja langsung menarik knob saat mobil jalan. Produsen transmisi mendesain itu untuk mencegah perpindahan tuas yang tidak diinginkan, atau tidak sesuai kebutuhan dan berpotensi merusak unit transmisi.

Kembali ke 7 langkah cara mengemudikan mobil matic yang benar, berikut ini ulasan lengkap langkah-langkah dari AT-CVT Diagnostic & Repair Specialist www.kompasmatic.com:

1. Pastikan tuas transmisi ada di P (parkir) atau N (netral) saat Anda menghidupkan mesin mobil. Produsen transmisi matic mendesain mesin mobil hanya bisa dihidupkan ketika tuas ada di posisi itu.

2. Setelah mesin dihidupkan, tunggu beberapa saat agar suhu kerja mesin dan transmisi otomatis tercapai. Untuk beberapa jenis transmisi otomatis, perpindahan percepatan otomatis belum bisa terjadi secara sempurna ketika suhu kerja transmisi belum tercapai.

3. Pastikan untuk menekan pedal rem ketika akan menggeser tuas/menjalankan mobil. Misalnya ketika menggeser tuas dari P ke R lalu ke N dan D, atau dari D ke N, lalu ke R dan ke P. Pengereman saat pergeseran tuas diperlukan untuk menghindari potensi kerusakan mekanis.

4. Untuk memulai perjalanan dalam kondisi jalanan normal, geser tuas ke posisi D (drive) untuk berjalan maju dan R (mundur). Untuk kondisi jalan menanjak, jalanan menurun atau jalanan licin, yang membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine break), geser tuas ke posisi 2. Bila jalanan menanjak sangat tajam atau menurun sangat curam, geser ke posisi 1 atau L.

5. Pilih mode pengoperasian Economis atau Power (bila tersedia). Mode Economis umumnya dipilih untuk kondisi jalanan kota yang terkadang macet, agar hemat BBM atau Anda ingin berkendara secara lebih santai. Pada pilihan mode Economis, perpindahan percepatan otomatis berlangsung lebih awal. Mode Power memungkinkan terjadinya perpindahan percepatan otomatis lebih lambat, sehingga mobil bisa diajak berakselerasi. Pada beberapa jenis transmisi otomatis, pilihan mode pengoperasian Power, sama saja dengan pilihan mode pengoperasian S (Sport).

6. Manfaatkan tombol OD atau geser tuas ke posisi 3 (bila tersedia) untuk membantu Anda berakselerasi menggunakan gigi 3, mendahului mobil saat melaju dengan kecepatan di atas 60 km/jam, atau saat melahap tanjakan panjang yang mengharuskan Anda menggunakan gigi 3. OD/OFF menyala berarti perpindahan percepatan otomatis dibatasi pada gigi 3.

7. Gunakan pilihan mode pengoperasian M (Manual) ~ bila fasilitas ini tersedia, ketika Anda ingin mengendarai mobil matic layaknya mengemudikan mobil manual. Dengan fasilitas manual matic (tiptronic atau istilah lainnya), memungkinkan Anda menambah dan mengurangi tingkat percepatan/gigi sesuai selera. Caranya cukup geser tuas ke posisi M (bisa saat mobil berhenti atau saat jalan dengan kecepatan berapapun), lalu geser tuas ke (+) untuk menambah gigi atau (-) untuk menurunkan gigi. Untuk mobil tertentu yang dilengkapi pedel shift di belakang kemudi, setelah tuas digeser ke M, tinggal menarik pedel yang kanan (+) untuk menambah gigi dan kiri (-) untuk menurunkan gigi.

Untuk mobilmatic yang tidak ada fasilitas manual-matic, bila mau melakukan perpindahan percepatan/gigi secara manual bisa saja. Misalnya Anda mulai jalan dari gigi 1/L. Untuk menambah percepatan, cukup menggeser tuas ke 2. Bila mau menambah percepatan ke gigi 3 (untuk mobil matic dengan pilihan pengoperasian P R N D 2 L), sebelum meggeser tuas ke D tekan dulu tombol OD agar OD/OFF. Bisa juga sebaliknya geser tuas ke D lalu segera tekan tombol OD. Ini dilakukan agar tidak terjadi perpindahan gigi secara otomatis dari 3 ke 4. Selanjutnya ketika mau pindah ke gigi 4 cukup dengan memencet kembali tombol OD. Untuk mobil matic P R N D-3 2 1/L, ketika Anda mau pindah dari gigi 2 ke 3 cukup menggeser tuas dari 2 ke 3. Selanjutnya untuk masuk gigi 4 cukup menggeser tuas dari 3 ke D.

PERHATIAN! Hati-hati bila Anda mau menggeser tuas dari gigi atas ke yang lebih rendah, misalnya dari 3 ke 2 lalu ke 1/L. Atau dari D ke 2 lalu ke 1/L. Perhatikan laju kendaraan sebelum Anda menggeser tuas. Usahakan jangan pada kecepatan tinggi karena berpotensi merusak planetary gear set (gearbox). Umumnya tiap transmisi matic mempunyai batas maksimum kecepatan pada setiap tingkat percepatan. AT-CVT Diagnostic & Repair Specialist pada www.kompasmatic.com akan membahas khusus tentang ini pada artikel lain.

Tidak sulit untuk mengemudikan mobil matic secara benar. Anda tinggal mencobanya.

“Enjoy with your matic car”

penulis: Hermas Efendi Prabowo
source: http://kompasmatic.com/2015/02/19/7-langkah-mengemudikan-mobil-matic-yang-benar/